- Daging tanpa lemak
Daging merupakan sumber protein berkualitas dan sumber vitamin B, zat besi, dan zinc. Zat besi mengirimkan oksigen pada sel di dalam tubuh dan ini dibutuhkan lebih banyak selama kehamilan. Daging yang baik yaitu daging tanpa lemak. Selain daging sapi, bisa juga mengkonsumsi daging unggas.
- Buah-buahan dan sayuran berwarna
Makan beragam jenis buah dan sayuran berwarna membantu ibu hamil dan janin mendapatkan berbagai nutrisi. Setiap warna pada buah dan sayuran tersebut mengindikasikan vitamin dan mineral yang berbeda-beda. Paprika tinggi vitamin C yang juga membantu menyerap zat besi, sedangkan berries kaya akan antioksidan.
Baca juga: Kolom GWTT: Berat Badan Naik Saat Hamil, Tetapi Kurang Gizi, Kok Bisa?
- Air putih
Air putih merupakan minuman paling penting yang harus tercukupi kebutuhannya sehari-hari. Ibu hamil sebaiknya minum air putih dalam jumlah yang cukup yaitu sekitar 8 gelas setiap harinya. Secara umum, saat hamil biasanya butuh jumlah air yang lebih banyak.
- Jus jeruk
Jus jeruk baik diminum saat hamil, akan tetapi sebaiknya meminum yang telah dipasteurisasi dan diperkaya dengan kalsium. Jus jeruk mengandung potasium yang bisa membantu menurunkan tekanan darah. Hindari jus jeruk dan jus buah lain yang mentah atau baru diperas.
Ibu hamil perlu menjaga kesehatan dirinya sekaligus janin dalam tubuh. Asupan makanan dan minuman yang sehat menjadi keharusan selama kehamilan. Ini penting untuk kesehatan ibu hamil serta perkembangan janinnya.
Foto utama oleh Marcos Flores dari Pexels